Lurah Bagja

Tentu saja Lurah Bagja amat sangat terkesiap ketika di siang yang sungguh cerah itu, Hansip Didi dan Hansip Herman datang tergopoh-gopoh menemuinya, dan melaporkan bahwa serombongan warga desa kini tengah beramai-ramai dalam perjalanan menuju Kantor Kelurahan. Di tengah kegugupannya, Sekdes Amin malah sudah mengambil inisiatif untuk segera membereskan segala sesuatu yang sekiranya bisa ia bereskan: menyelamatkan aset kelurahan. Wajahnya yang cekung itu tampak menegang. Dengan … Continue reading Lurah Bagja

Paranoia Masa Lalu atau “Lekra-Phobia”?

Garis politis dan ideologis yang memisahkan seniman Lekra dengan seniman Manikebu sebagaimana yang mencuat menjadi konfrontasi terbuka di era 60-an, saya akan anggap, telah kita ketahui bersama. Pertikaian yang terjadi di antara mereka, yang masing-masing memang berusaha untuk mengusung dan memperjuangkan kepentingan tertentu, bukan hanya berlangsung di tingkat mental-kognitif, ide, ataupun problem konseptual semata. Continue reading Paranoia Masa Lalu atau “Lekra-Phobia”?